Selasa, 16 Oktober 2018

Pengenalan Tools untuk Pengolahan Database

   

MySQL adalah open source database yang sangat populer digunakan di dunia. MySQL dapat dengan efektif membantu seorang pengembang dalam mengembangkan aplikasi database dengan performansi yang tinggi.

Gambar 1.1 Logo MySQL

Fitur-fitur MySQL antara lain:
·         Relational Database System. Seperti halnya software database lain yang ada di pasaran, MySQL termasuk RDBMS.
·         Arsitektur Client-Server. MySQL memiliki arsitektur client-server dimana server database MySQL terinstal di server. Client MySQL dapat berada di komputer yang sama dengan server,dan dapat juga di komputer lain yang berkomunikasi dengan server melalui jaringan bahkan internet.
·         Mengenal perintah SQL standar. SQL (Structured Query Languange) merupakan suatu bahasa standar yang berlaku di hampir semua software database. MySQL mendukung SQL versi SQL:2003.
·         Mendukung Sub Select. Mulai versi 4.1 MySQL telah mendukung select dalam select (sub select).
·         Mendukung views. MySQL mendukung views sejak versi 5.0
·         Mendukung stored prosedured (SP). MySQL mendukung SP sejak versi 5.0
·         Mendukung replication
·         Mendukung transaksi
·         Mendukung foreign key
·         Tersedia fungsi GIS
·         Free (bebas didownload)
·         Stabil dan tangguh
·         Fleksibel dengan berbagai pemrograman
·         Security yang baik
·         Dukungan dari banyak komunitas.
·         Perkembangan software yang cukup cepat.

Untuk dapat mengelola database MySQL, diperlukan XAMPP, yang mana dapat didownload juga secara gratis. Berikut cara installasi XAMPP:
·         Jika belum memiliki file instalasi, download file instalasi dari web manapun.
·         Setelah selesai mendownload file instalasi, jalankan file tersebut dengan klik 2 kali file tersebut.
·         Pertama saat file installasi dijalankan kita diminta untuk memilih bahasa yang ingin digunakan saat proses installasi, setelah selesai memilih bahasa yag akan digunakan tekan tombol next.
Gambar 1.2 Installer Language for XAMPP

·         Selanjutnya akan muncul welcome screen yang berisi informasi tentang versi yang akan kita install, disini kita diminta untuk menutup terlebih dahulu program-program yang sedang aktif selama proses instalasi, jika sudah tekan tombol next.
Gambar 1.3 XAMPP 1.6.5 Win32 (Basic Package)

·         Berikutnya kita diberikan kesempatan untuk memilih lokasi program akan diinstall, secara default XAMPP akan di install pada folder C:/xampp.
Gambar 1.4 Tampilan installer XAMPP

Gambar 1.5 Pemilihan lokasi untuk install XAMPP

·         Selanjutnya akan ditampilkan pilihan-pilihan fasilitas yang ada, disini terdapat pilihan untuk mengaktifkan Apache, MySql dan Filezilla sebagai service.
Gambar 1.6 Tampilan untuk mengaktifkan Apache, MySQL dan FileZilla

·         Berikutnya XAMPP akan melakukan installasi program pada komputer anda.
Gambar 1.7 Proses installasi XAMPP

·         Setelah selesai melakukan installasi pada komputer anda akan muncul sebuah pesan yang memberitahukan proses berhasil dilakukan.
Gambar 1.8 Installasi XAMPP selesai

·         Selanjutnya XAMPP akan langsung mencoba menjalankan hasil installasi.
Gambar 1.9 Start Apache dan MySQL pada XAMPP

·         Jika Apache dan MySQL sudah running, kita dapat memulai operasi database dengan membuka browser (seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Internet Explorer, dan sebagainya), kemudian ketikkan URL: localhost/phpmyadmin/

Gambar 1.10 Tampilan localhost/phpmyadmin

1.2         Database Languages (DDL dan DML)

DDL merupakan kependekan dari Data Definition Language mempunyai fungsi utama untuk mendefinisikan data dalam database secara logika. DDL digunakan diantaranya untuk mendefiniskan karakteristik dari record (meliputi nama, tipe dan lebar dari field), untuk menentukan kunci field, menyediakan cara untuk menentukan hubungan dengan data di field lain, mengubah struktur dari record, menapilkan struktur dari record, dan lain-lain. DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus database dan objek-objek yang diperlukan dalam database, misalnya tabel.
DML (Data Manipulation Language) merupakan perintah-perintah yang memungkinkan pengguna melakukan akses dan manipulasi data sebagaimana yang telah diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang tepat. DML digunakan untuk memanipulasi database yang telah didefinisikan dengan DDL.

1.2.1        DDL pada localhost/phpmyadmin

Berikut akan dijelaskan DDL pada localhost, dengan memanfaatkan GUI dari localhost tersebut. Di sini akan menggunakan contoh kasus database perpustakaan.

1.2.1.1       Membangun database obat_kesehatanhewan2

Pilih menu Databases yang terletak di pojok kiri atas, sehingga GUI memiliki tampilan sebagai berikut:
Gambar 1.11 Tampilan menu Databases
Selanjutnya pada kolom Create database, isikan nama database yang ingin kita buat, yaitu Lalu klik tombol Create.
Gambar 1.12 Membuat database baru di localhost/phpmyadmin

Setelah di klik tomblo Create akan muncul tampilan sebagai berikut:
Gambar 1.13 Database perpustakaan baru yang belum memiliki tabel

1.2.1.2       Membuat tabel baru

Misalkan kita akan membuat tabel baru. Tabel baru tersebut adalah tabel obat yang memiliki 2 atribut, yaitu idobat, nama, jenis, dan jumlah. Maka berdasarkan gambar sebelumnya, kita isikan obat pada kolom Name, lalu pada Number of columns kita isikan 4. Kemudian klik tombol Go.
Gambar 1.14 Tampilan pengisian atribut dari suatu tabel

Setelah semua nama atribut dan tipe datanya diisikan, selanjutnya klik tombol Save.
Gambar 1.15 Tampilan localhost/phpmyadmin setelah pembuatan tabel baru

1.2.1.3       Menampilkan struktur tabel

Untuk menampilkan struktur tabel, cukup klik saja menu structure dari tabel yang ingin ditampilkan strukturnya. Misal pada Gambar 1.15, terlihat bahwa tabel yang ada adalah tabel buku, dimana di sebelah kanannya terdapat menu browse, structure, dan lain-lain. Maka dengan mengklik tabel structure, struktur tabel buku akan ditampilkan.
Gambar 1.16 Struktur tabel obat

1.2.1.4       Merubah struktur tabel

Perubahan struktur tabel juga dapat dilakukan dengan mudah di localhost/phpmyadmin. Misal kita diharuskan menambah atribut penerbit dan pengarang dalam tabel buku. Langkah yang dilakukan adalah dengan mengisikan 2 pada kolom Add, yaitu bagian yang dilingkari merah pada gambar berikut.
Gambar 1.17 Langkah awal menambahkan 2 atribut dari suatu tabel

Selanjutnya dengan mengklik tombol Go, kita akan diarahkan ke halaman berikut:

Gambar 1.18 Penambahan atribut obat pada suatu tabel

Setelah itu klik Save. Sehingga struktur dari tabel obat adalah sebagai berikut:
Gambar 1.19 Struktur tabel obat setelah penambahan atribut

Kemudian kita juga diminta merubah length dari tipe data varchar pada atribut idobat menjadi10. Perhatikan pada struktur tabel obat di atas. Di sebelah kiri atribut obat terdapat kotak kosong. Klik kotak tersebut untuk memfokuskan perubahan yang akan dilakukan (yaitu pada atribut idobat). Lalu klik Change untuk melakukan perubahan terhadap atribut idobat tersebut. Setelah dilakukan perubahan berikut struktur dari tabel obat.
Gambar 1.20 Struktur tabel obat yang telah dilakukan perubahan tipe data pada atribut idobat

1.2.2        DML pada localhost/phpmyadmin

Berikut akan dijelaskan DML pada localhost.

1.2.2.1       Menambahkan data baru

Untuk menambahkan data baru, klik menu Insert. Menu Insert terletak di atas tampilan, yang pada gambar berikut ditandai dengan lingkaran merah.
Gambar 1.21 Lokasi menu insert, untuk menambahkan data baru pada suatu tabel
Setelah menu insert diklik, kita dapat menambahkan data melalui halaman berikut:
Gambar 1.22 Tampilan insert data di localhost/phpmyadmin

Setelah mengisikan data baru, klik tombol Go untuk menyimpannya. Untuk melihat data yang telah dimasukkan, dapat mengklik menu Browse yang ada di bagian atas.
Gambar 1.23 Tampilan data pada tabel obat

Kita dapat mengisikan banyak data baru di tabel obat tersebut. Bahkan dengan sekali insert, kita bisa memasukkan beberapa data sekaligus. Berikut contoh tampilan list dari data obat setelah dilakukan proses insert untuk beberapa data obat
Gambar 1.24 Tampilan list data obat

1.2.2.2       Mengedit data

Selain dapat memasukkan data baru, localhost/phpmyadmin juga menyediakan fitur mengedit data dengan mudah. Akan tetapi sebelum dapat melakukan proses pengeditan, tabel harus memiliki primary key (PK) terlebih dahulu. Misalkan pada tabel obat, atribut idobat akan dijadikan PK. Caranya adalah pilih menu Structure pada tabel buku tersebut, kemudian pada atribut idobat pilih menu Primary seperti pada gambar berikut:
Gambar 1.25 Menu Primary pada structure suatu tabel

Setelah atribut idobatdijadikan PK, tampilan tabel buku akan menjadi seperti berikut:
Gambar 1.26 Tampilan suatu tabel yang memiliki PK

Untuk melakukan pengeditan suatu data, cukup mengklik menu Edit yang terletak di sebelah kiri dari suatu data pada tabel buku, seperti yang dapat terlihat pada Gambar 1.26 di atas. Setelah diklim menu Edit tersebut, akan tampil halaman seperti pada gambar berikut:
Gambar 1.27 Halaman edit data pada http://localhost/phpmyadmin

Cukup ubah saja data yang ingin diubah, lalu kemudian klik Go. Maka data telah terubah.

1.2.2.3       Menghapus data

Jika dilihat pada Gambar 1.26 di atas, setiap data selain memiliki menu Edit di sebelah kirinya, juga memiliki menu Delete. Menu Delete ini digunakan untuk menghapus suatu data dari suatu tabel. Misalkan kita ingin menghapus obat yang bernama“vita chicks”, langkah untuk menghapusnya adalah dengan mengklik menu Delete seperti pada gambar berikut:
Gambar 1.28 Menu Delete pada data obat yang bernama “vita chicks”

Setelah menu Delete diklik, akan tampil suatu validasi apakah kita benar-benar ingin menghapus data tersebut. Jika yakin klik saja OK. Berikut tampilan tabel obat setelah buku “vita chicks” dihapus.
Gambar 1.29 Tabel obat setelah salah satu datanya dihapus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

View, Ordering, grouping & Dan having dan procedure & function

A. Pengertian View                        Tujuan dari pembuatan view adalah untuk kenyamanan (mempermudah penulisan query), untuk keamanan (...