Kamis, 18 Oktober 2018

Set Operations Dan Multiple Operations

1 Membuat Tabel Obat
Perhatikan pada CREATE TABLE yang dilakukan untuk obat diberikan
AUTO_INCREMENT. Dengan demikian pada saat penginputan data baru,
idobattidak perlu diisikan karena akan terisi sendiri dengan otomatis dengan nilai yang
selalu meningkat (increment). Sekarang Anda bisa mengisi tabel
obat dengan data
sebagai berikut:



Operasi Union                       Operasi Union digunakan ketika mendapati kasus diperlukannya penggabungan
data dari dua tabel yang memiliki kesesuaian. Format dari operasi ini adalah:
(SELECT …) UNION (SELECT …)
Sebagai contoh diperlukan data yang menggambarkan data seluruh buku, baik
yang masih bagus ataupun yang sudah rusak. Dengan demikian diperlukan operasi
union antara tabel
obat dengan tabel lemari_obat: 



Operasi Intersect                          Operasi Intersect digunakan ketika mendapati kasus diperlukannya irisan data dari
dua tabel yang bersesuaian. Pada MySQL tidak terdapat perintah
INTERSECT,
sehingga dapat digunakan format berikut untuk menggantikannya:
SELECT a FROM b WHERE a IN (SELECT a FROM c);
Sebagai contoh diperlukan data buku yang terdapat pada tabel
lemari_obat dan
juga terdapat pada tabel
obat: 


Operasi Except                        Operasi Except adalah kebalikan dari Intersect, dimana diperlukan tampilan data
dari suatu tabel x yang tidak ada di tabel y. Formatnya pada MySQL adalah
sebagai berikut:
SELECT a FROM b WHERE a NOT IN (SELECT a FROM c)
 
Sebagai contoh diperlukan data buku yang rusak semua, sehingga tidak ada di
tabel
obat:


                                                    Multiple Relations
Pada pertemuan sebelumnya, mahasiswa belajar untuk memaksimalkan penggunaan
query dengan
set operations. Pada pertemuan ini mahasiswa diajarkan untuk
memaksimalkan query untuk kasus
multiple relations. Pada bab multiple relations,
terdiri atas DDL untuk
multiple relations, DML untuk multiple relations dan
SELECT dengan klausa WHERE.
 






Kemudian kita akan rancang database relasional sederhana untuk kasusobat_kesehatanhewan, seperti yang digambarkan pada ERD berikut:
Entity Relationship Diagram
 

DDL untuk Multiple Relations
        Perhatikan pada Kesalahan! Sumber referensi tidak ditemukan., entitaspetugas dan entitas transaksi_keluar memiliki atribut foreign key (FK) di
dalamnya.
 
















































































Fungsi Agregat

Teori             Pada pertemuan sebelumnya, mahasiswa belajar tentang menggunakan
SQL untuk memodifikasi database. Pada pertemuan ini mahasiswa diajarkan
tentang penggunaan SQL untuk fungsi agregat. Fungsi agregat adalah fungsi yang
menerima koleksi nilai dan mengembalikan nilai tunggal sebagai hasilnya. Seperti
jumlah data, nilai minimum, nilai maksimum dan rata-rata1.2 Pengenalan Tools
untuk Pengolahan Database.

              Pada pertemuan sebelumnya, semua data pada tabel tabel_persediaantelah
dihapus. Maka pada pertemuan ini dilakuan pengisian data terlebih dahulu
Fitur-fitur
MySQL antara lain:


 
Average            Fungsi average adalah mencari rata-rata suatu nilai dari suatu atribut pada suatu tabel.
Misal ingin dicari rata-rata stok buku dimana penerbitnya adalah Andi
:



Minimum               Fungsi minimum digunakan untuk mencari nilai paling kecil dari suatu atribut
pada suatu tabel. Misal ingin dicari stok paling minimum dari tabel
tabel_persediaan: 


Maximum                Fungsi maximum digunakan untuk mencari nilai paling besar/tinggi dari suatu
atribut pada suatu tabel:
 


Total         Fungsi total digunakan untuk mendapatkan jumlah total dari suatu atribut pada
suatu tabel. Fungsi ini menggunakan
SUM pada query nya. Misal ingin dihitung
banyaknya stok untuk buku terbitan Andi:
 

Count         Fungsi count digunakan untuk mendapatkan banyaknya data dari suatu tabel.
Misal ingin didapatkan berapa jenis buku yang terbit pada tahun 2015:
 











































































 

Selasa, 16 Oktober 2018

Pengantar SQL dan Modifikasi Database

Membuka Database MySQL dengan Command Prompt

Ada banyak kemudahan yang ditawarkan oleh GUI tersebut. Akan tetapi, mahasiswa tidak akan mengetahui bagaimana suatu database dikelola sehingga akan kesulitan jika diharuskan untuk membuat aplikasi database. Berdasarkan permasalahan tersebut maka mahasiswa akan diajarkan mengelola database dengan menggunakan Command Prompt, dimana pada Command Prompt tersebut pengelolaan database hanya dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa SQL. Bahasa SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa standar untuk database relasional. Bahasa SQL dikembangkan pertama kali oleh IBM pada awal tahun 1970. Untuk membuka database MySQL dengan menggunakan Command Prompt (bagi pengguna Windows), ketikkan shortcut Windows + R untuk mengaktifkan jendela Run, seperti pada gambar berikut:






Jendela ini digunakan untuk menjalankan suatu aplikasi dengan cepat. Pada kotak yang disediakan ketik cmd lalku klik OK. Perintah ini digunakan untuk mengaktifkan Command Prompt seperti pada gambar berikut:


Agar dapat membuka database MySQL yang menggunakan XAMPP, maka terlebih dahulu kita harus ingat dimana kita menginstallnya. Selanjutnya kita cari file mysql.exe yang terdapat pada direktori lib. Pertama kita masuk ke direktori xampp, dengan mengetikkan perintah cd c:xampp\ (karena saya menginstall XAMPP di C):


Selanjutnya dengan mengetikkan perintah dir kita akan ditampilkan isi dari direktori xampp tersebut.
Perhatikan bahwa terdapat direktori mysql. Kita buka direktori tersebut dengan mengetikkan perintah cd mysql yang kemudian diikuti dengan mengetikkan perintah dir untuk menampilkan isi dari direktori tersebut.


Perhatikan bahwa terdapat file yang bernama mysql.exe. Buka file tersebut dengan mengetikkan perintah mysqldisertai -u root -p. Perintah -u root -p menjadikan kita sebagai user root dan masuk dengan mengetikkan password (default tidak memiliki password).


Perhatikan pada Error! Reference source not found. tersebut, ditampilkan ariaDB [(none)] menandakan bahwa database MySQL telah berhasil dibuka dan kita sudah masuk ke dalamnya. Untuk keluar dari database tersebut gunakan perintah exit.


Jika dari awal kita sudah mengetahui lokasi dari file mysql.exe, maka kita cukup menuliskan lokasi tersebut dalam cmd (jangan lupa disertai -u root -p).


Struktur Dasar dari Query SQL
Query SQL yang digunakan memiliki struktur seperti dibawah ini:

1 Show Databases Menampilkan list database
2 Show Tables Menampilkan list tabel dari suatu database
3 Use Database <DB Name> Masuk ke dalam database tertentu
4 Select <attributes> From <table name> Menampilkan data dari atribut-atribut pada suatu tabel
5 Desc <table name> Mendeskripsikan atau menampilkan struktur dari suatu tabel DDL Create       Database <DB Name>Membuat database baru
6 Create Table <table name> (<attributes>) Membuat tabel baru beserta atribut-atributnya
7 Alter… Merubah struktur dari suatu tabel
8 Drop… Menghapus database, tabel, atribut dari tabel DML
9 Insert INTO <table name>(<attributes>) Values(<values>) Memasukkan data baru ke dalam suatu tabel
10 Update <table name> Set … Merubah data dari suatu tabel
11 Delete From <table name> Menghapus data dari suatu tabel

Operasi Dasar SQL

Perhatikan pada cmd, tertulis MariaDB[(none)]. None menandakan belum ada database dipilih. Untuk melihat list database, gunakan SHOW DATABASES;.


Pada Bab 1 sebelumnya, telah dibangun database dengan nama obat_kesehtanhewan. Untuk membuka database tersebut, gunakan query USE obat_kesehatanhewan;.


Perhatikan bahwa yang awalnya bertuliskan MariaDB[(none)] sekarang menjadi MariaDB[perpustakaan]. Tampilan ini menandakan bahwa database yang digunakan saat ini adalah perpustakaan. Pada Bab sebelumnya juga dibangun suatu tabel untuk database perpustakaan. Untuk menampilkan list tabel dari suatu database, gunakan query SHOW TABLES;.



Perhatikan bahwa ada satu tabel pada database perpustakaan, yaitu tabel lemari_obat. Untuk dapat menampilkan struktur tabel lemari oabt tersebut, gunakan queryDESC lemari_obat;.
Untuk dapat menampilkan data buku, gunakan query SELECT * FROM lemari_obat;. Tanda * menandakan bahwa yang ditampilkan adalah data untuk semua atribut.


Sedangkan untuk menampilkan data dari beberapa atribut saja, dapat dengan menyebutkan nama-nama atributnya. Contoh, jika kita ingin menampilkan atribut nma_obatdan jenis_obat, gunakan query SELECT nama_obat, jenis_obat FROM lemari_obat;.


SQL Data Definition
Data definition terdiri atas membangun, merubah struktur atau meniadakan database atau tabel.


Merubah struktur suatu tabel
Struktur dari suatu tabel dapat diubah dengan menggunakan perintah ALTER. Perubahan yang dapat dilakukan adalah penambahan suatu atribut, perubahan nama dan tipe suatu atribut, dan menghapus suatu atribut.


Merubah nama atribut dari suatu tabel
Gunakan ALTER TABLE namatabel CHANGE atr_awal atr_skrg datatype;.Misal pada tabel lemari_obat dilakukan perubahan nama atribut nama_obatmenjadi namaobat, maka query yang digunakan adalah: ALTER TABLE lemari_obat CHANGE nama_obat namaobat char(50);


Menghapus suatu atribut
Gunakan ALTER TABLE namatabel DROP namaatribut. Misal ingin dilakukan penghapusan atribut lemari_obat pada tabel obat. Query yang diberikan adalah:


Menambahkan suatu atribut
Misal dibutuhkan suatu penambahan atribut baru, dapat menggunakan struktur: ALTER TABLE namatable ADD atribut datatype; Misal ingin ditambahkan atribut stok pada tabel lemari_obattersebut. Query yang dapat digunakan adalah sebagai berikut: ALTER TABLE lemari_obat ADD safetychar(20);


Menghapus primary key
Perhatikan pada tabel buku tersebut, atribut judul diset sebagai primary key. Sekarang kita akan menjadikan PK tidak lagi pada atribut judul dengan query ALTER TABLE buku DROP PRIMARY KEY;

Menghapus Tabel dan Database
Untuk menghapus suatu tabel, gunakan query DROP TABLE namatabel. Misal jika ingin menghapus tabel lemari_obat, gunakan query sebagai berikut: DROP TABLE lemari_obat; Untuk menghapus suatu database, gunakan query DROP DATABASE namadatabase. Misal jika ingin menghapus database obat_kesehatanhewandapat menuliskan query sebagai berikut: DROP DATABASE obat_kesehatanhewan;

Membangun Database dan Tabel

Membangun database
Berikut adalah list dari database yang dimiliki:

Misal diinginkan membangun database baru yang bernama obat_kesehatanhewan. Dapat menggunakan query berikut: CREATE DATABASE obat_kesehatan hewan;


Membangun tabel
Untuk membangun suatu tabel dengan Query yang digunakan adalah sebagai berikut:


Agar dapat membuka database MySQL yang menggunakan XAMPP, maka terlebih dahulu kita harus ingat dimana kita menginstallnya. Selanjutnya kita cari file mysql.exe yang terdapat pada direktori lib. Pertama kita masuk ke direktori xampp, dengan mengetikkan perintah cd c:xampp\ (karena saya menginstall XAMPP di C):


Selanjutnya dengan mengetikkan perintah dir kita akan ditampilkan isi dari direktori xampp tersebut.


Perhatikan bahwa terdapat direktori mysql. Kita buka direktori tersebut dengan mengetikkan perintah cd mysql yang kemudian diikuti dengan mengetikkan perintah dir untuk menampilkan isi dari direktori tersebut.


Perhatikan bahwa terdapat file yang bernama mysql.exe. Buka file tersebut dengan mengetikkan perintah mysqldisertai -u root -p. Perintah -u root -p menjadikan kita sebagai user root dan masuk dengan mengetikkan password (default tidak memiliki password).


Perhatikan pada Error! Reference source not found. tersebut, ditampilkan MariaDB [(none)] menandakan bahwa database MySQL telah berhasil dibuka dan kita sudah masuk ke dalamnya. Untuk keluar dari database tersebut gunakan perintah exit.

Jika dari awal kita sudah mengetahui lokasi dari file mysql.exe, maka kita cukup menuliskan lokasi tersebut dalam cmd (jangan lupa disertai -u root -p).

Struktur Dasar dari Query SQL
Query SQL yang digunakan memiliki struktur seperti dibawah ini: 
1 Show Databases Menampilkan list database
2 Show Tables Menampilkan list tabel dari suatu database
3 Use Database <DB Name> Masuk ke dalam database tertentu
4 Select <attributes> From <table name> Menampilkan data dari atribut-atribut pada suatu tabel
5 Desc <table name> Mendeskripsikan atau menampilkan struktur dari suatu tabel DDL
5 Create Database <DB Name>Membuat database baru
6 Create Table <table name> (<attributes>) Membuat tabel baru beserta atribut-atributnya
7 Alter… Merubah struktur dari suatu tabel
8 Drop…  Menghapus database, tabel, atribut dari tabel  DML
9 Insert INTO <table name>(<attributes>) Values(<values>) Memasukkan data baru ke dalam suatu tabel
10 Update <table name> Set …Merubah data dari suatu tabel

11 Delete From <table name> Menghapus data dari suatu tabel

Operasi Dasar SQL
Perhatikan pada cmd, tertulis MariaDB[(none)]. None menandakan belum ada database dipilih. Untuk melihat list database, gunakan SHOW DATABASES;


Sebelumnya, telah dibangun database dengan nama obat_kesehtanhewan. Untuk membuka database tersebut, gunakan query USE obat_kesehatanhewan;


Perhatikan bahwa yang awalnya bertuliskan MariaDB[(none)] sekarang menjadi MariaDB[perpustakaan]. Tampilan ini menandakan bahwa database yang digunakan saat ini adalah perpustakaan. Pada Bab sebelumnya juga dibangun suatu tabel untuk database perpustakaan. Untuk menampilkan list tabel dari suatu database, gunakan query SHOW TABLES;.

Perhatikan bahwa ada satu tabel pada database perpustakaan, yaitu tabel lemari_obat. Untuk dapat menampilkan struktur tabel lemari oabt tersebut, gunakan queryDESC lemari_obat;.


Untuk dapat menampilkan data buku, gunakan query SELECT * FROM lemari_obat;. Tanda * menandakan bahwa yang ditampilkan adalah data untuk semua atribut.


Sedangkan untuk menampilkan data dari beberapa atribut saja, dapat dengan menyebutkan nama-nama atributnya. Contoh, jika kita ingin menampilkan atribut nma_obatdan jenis_obat, gunakan query SELECT nama_obat, jenis_obat FROM lemari_obat;.

Query Bersarang

Pengertian Set Operations
Set operations digunakan untuk mengkombinasikan hasil dari dua atau
lebih dari pernyataan select atau dengan kata lain menggabungkan dua atau
beberapa operasi. Berikut adalah jenis-jenis Set Operations, diantaranya:
1. Operasi Union
Union mengkombinasikan hasil dari 2 pernyataan select
menjadi satu kesatuan hasil kemudian mengeliminasi semua baris
yang sama dari hasil (hanya menampilkan satu baris dari beberapa
baris yang sama tersebut).
2. Operasi Intersect
Operator intersect mengembalikan hasil yang sama yang
ditemukan pada hasil dari pernyataan select yang pertama dan
select yang kedua.
3. Operasi Except
Operasi except berfungsi mengembalikan hasil yang
berbeda dari pernyataan select pertama terhadap pernyataan select
kedua. Dengan menggunakan perintah except maka terjadi
pengurangan data antara tabel 1 dan tabel 2.
2.2 Multiple Relations
1. DDL untuk Multiple Relations
Pada perintah DDL ini untuk membangun tabel pada kasus
multiple relations.
2. DML untuk Multiple Relations
Untuk menginputkan data pada tabel yang memiliki atribut Foreign
Key; harus dipastikan terlebih dahulu apakah pada tabel masternya sudah
terisi ada pada tabel master atau belum. Dipastikan juga apakah nilai FK
yang akan dimasukkan sudah ada pada dan muncul peringtan kesalahan
diberikan karena batasan Forreign key
3. Inner join
Pada dasarnya adalah menemukan persimpangan (intersection)
antara dua buah tabel.
2.3 Subquery Bersarang
Pada Perintah suquery bersarang ini menggunakan perintah DML
yaitu select,insert,update delete. Perintah select untuk menampilkan hasil yang
pernah dibuat sedangkan perintah insert untuk memasukkan data. Perintah
update untuk mengubah data dari tabel atau atribut dan perintah delete untuk
menghapus data berupa tabel dan database.

SET OPERATION, MULTIPLE RELATIONS & SUBQUERY
BERSARANG
Set Operations
Operator dari set operations adalah Union, Intersect dan Except

1. Select
Select merupakan bagian dari subquery bersarang yang mana dapat
membenarkan masalah dalam table misalnya hanya memunculkan table
tertentu bisa ditambah Where dan lain-lain. Dibawah ini merupakan
contoh menggunakan distinct digunakan untuk jika dalam suatu tampilan
data terdapat baris yang duplikat (lebih dari satu baris dengan isi yang
sama), maka hanya ditampilkan satu baris data saja.

Distinct digunakan untuk jika dalam suatu tampilan data terdapat
baris yang duplikat(lebih dari satu baris dengan isi yang sama), maka
hanya ditampilkan satu baris data saja.


2. Insert
Perintah insert digunakan untuk memasukkan data pada tabel
petugas
.
3. Update
Perintah update digunakan untuk merubah atribut pada tabel.

4. Delete
Pada tampilan delete ingin menghapus tampilan dari table petugas yang mempunyai nama ‘NULL’

View, Ordering, grouping & Dan having dan procedure & function

A. Pengertian View                        Tujuan dari pembuatan view adalah untuk kenyamanan (mempermudah penulisan query), untuk keamanan (...